Tips Clash Of Royale: Kartu yang Tepat Mengalahkan Barbarian

Tips Clash Of Royale: Kartu yang Tepat Mengalahkan Barbarian

1 comment
Bagi Anda para Royalers mungkin akan sangat benci ketika lawan menggunakan kartu barbarian dengan damage besar dan jumlahnya terbilang cukup banyak, mungkin Anda akan pasrah ketika barbarian By One dengan Tower? Jangan khawatir tidak ada kartu yang terlalu kuat untuk dikalahkan dan inilah kartu Anti-Barbarian yang mungkin bisa Royalers gunakan!

BomberCard
- Bomber
- Bomber terbilang cukup tepat untuk mengalahkan Barbarian, dengan elixer yang terbilang sangat minim (3 elixer). Dengan area damagenya yang besar Barbarian bisa dikalahkan dengan 2-3 kali serang.
- Penempatan Bomber yang tepat sangat berpengaruh dalam mengalahkan Barbarian. Usahakan dalam menaruh Bomber, barbarian harus berada dalam jarak tembak terjauh agar Bomber kita tidak terkena serang dari Barbarian.
- Bila gap level cukup jauh tempatkan Bomber dibelakang Tower, ini cukup efektif untuk mengalahkan Barbarian yang levelnya lebih tinggi diatas Bomber kita.

BombTowerCard
- Bomb Tower
- Sebenarnya Bomb Tower terbilang sangat mirip dengan Bomber dari segi area damage dan attack speed namun menggunakan elixir lebih banyak dibandingkan bomber yaitu 5 elixer.
- Penempatan Bomb Tower untuk mengalahkan Barbarian terbilang cukup mudah karena jumlah hitpointnya yang besar sehingga aman untuk One by One dengan Barbarian

MinionsCardMinionHordeCard
- Minions/Minions Horde
- Mengapa Minions/Minions Horde? Karena mereka terbang! satu-satunya kelemahan yang dimiliki Barbarian adalah mereka hanya dapat mengalahkan musuh ground, menggunakan Minions/Minions Horde terbilang sangat efektif selain attack speednya yang cepat dan jumlah yang banyak (untuk Minions Horde berjumlah 6) barbarian dapat dikalahkan dalam sekejap.
- Penempatan Minions/Minions horde sangat mudah, aman untuk ditaruh tepat diatas Barbarian.

ValkyrieCard
- Valkryie
- Kelebihan yang membuat Valkryie masuk ke daftar ini hanyalah Spinning Attack yang dimiliki, ya hanya itu. Area damage yang dimiliki Valkryie sangat berbeda dengan Bomber, Valkryie memiliki jarak yang sangat minim yaitu 1, sehingga mau tidak mau harus saling baku hantam dengan Barbarian dan beresiko kalah bila gap level jauh dengan Barbarian.
- Untuk penempatan Valkryie kita tidak bisa berharap banyak dan tidak akan berpengaruh. Jadi, taruh dimanapun Anda suka tidak ada bedanya.


FireballCard
- Fireball
- Spell card Fireball sangat efektif dalam mengalahkan Barbarian, dibandingkan dengan luasnya damage Arrow atau stunnya Zap atau damage besarnya Rocket. Bisa dibilang fireball memiliki semua kelebihan dari spell card tersebut walaupun tidak sama hebatnya, dengan radius 2.5 dan damage yang cukup besar barbarian bisa dikalahkan dengan sekali serang atau setidaknya Barbarian akan sekarat dan sisanya serahkan pada Tower! Jangan lupa efek knock back setelah terkena Fireball dapat mengulur sepersekian detik untuk Anda.
- Dengan elixer yang terbilang tidak besar yaitu 4 maka menggunakan Fireball terbilang tepat karena dapat mengalahkan Barbarian yang memiliki elixer 5.
- Penempatan dan Timing Fireball sangat penting bila Anda meleset sedikit saja maka akan menjadi boomerang bagi Anda, tapi tidak perlu khawatir dengan sering menggunakan Fireball Anda pasti dapat dengan mudah membidik tubuh besar Barbarian.

SkeletonArmyCard

- Skeleton Army
- Troops Skeleton Army sangat cocok untuk mengalahkan musuh yang lambat dan memiliki hitpoints yang besar, dan Barbarian salah satu santapan yang tepat bagi Skeleton Army.
- Dengan 4 elixer Anda dapat memanggil 20 skeleton dalam waktu yang sama dijamin Barbarian akan kalah dalam beberapa detik saja.
- Penempatan Skeleton Army sebenarnya tidak menjadi point yang penting karena Skeleton Army pasti bisa mengalahkan Barbarian, namun akan lebih efektif bila Anda menaruh Skeleton Army tepat diposisi barbarian musuh berada sehingga barbarian akan automatis dikepung oleh 20 Skeleton yang Anda miliki.



Sekian Tips dari saya untuk para Royalers, Selamat mencoba!




-

Tips Adobe Illustrator: Shapes Tool

1 comment
Tips Adobe Illustrator: Shapes Tool
Macam-macam Shape Tool yang terdapat pada adobe illustrator merupakan salah satu komponen penting yang harus dikuasai oleh pengguna adobe illustrator. Ada banyak bentuk yang bisa kita kreasikan dengan mengkombinasikan beberapa shape tool yang ada, tentunya tergantung kepada imajinasi setiap usernya. Untuk lebih detail mengenai cara penggunaan komponen shape tool illustrator anda bisa lihat pada link shape illustrator tutorials yang akan saya sertakan pada tulisan ini. Sebelumnya baca terlebih dahulu sekilas mengenai tool dan fungsinya pada pembahasan berikut ini :


Kelompok Tab Rectangle Tool
A. Rectangle Tool (M), tool untuk membuat gambar kotak.
B. Uuntuk menggambar kotak bersudut lengkung (round corner).
C. Untuk membuat lingkaran. Tekan Shift untuk membuat lingkaran sempurna.
D. Polygon tool. Tekan Shift untuk bentuk polygon yang sempurna atau tekan panah atas/bawah untuk menambah/mengurangi jumlah sisi poligon
E. Untuk menggambar bintang. Tekan Shift untuk bentuk bintang yang sempurna atau tekan panah atas/bawah untuk menambah/mengurangi jumlah sisi bintang.
D. Untuk menggambar Flare. Saya jarang pakai, tapi coba saja untuk sekedar tahu.

line tool group
Kelompok Tab Line Tool
A. Line Tool (\), tool untuk membuat garis lurus.
B. Untuk menggambar garis lengkung. Tekan Shift untuk membuat sudut presisi 45 Derajat
C. Untuk membuat spiral. Tekan tombol panah atas/bawah untuk menambah & mengurangi lengkung spiral.
D. Untuk membuat Grid. Tekan tombol panah atas/bawah atau kanan/kiri untuk melihat perubahannya.
E. Untuk membuat Polar Grid. Tekan tombol panah atas/bawah atau kanan/kiri untuk melihat perubahannya.

Tips Adobe Illustrator: Mengenal Interface, Menu dan Tool

No Comments
Tips Adobe Illustrator: Mengenal Interface, Menu dan Tool
Sebelum kita memulai menggunakan adobe illustrator, sebaiknya kita mengenal interface, menu dan tool yang terdapat pada adobe illustrator tersebut secara lengkap dan komprehensif. Pengenalan atau pengetahuan tentang fungsi interface illustrator, menu illustrator, tool illustrator merupakan suatu keharusan, sebab tanpa didasari pengetahuan tersebut proses design tidak akan optimal, walau sebenarnya program yang kita pakai cukup handal. Karena alasan itu, maka hal-hal dibawah ini harus benar-benar anda simak secara serius,

Interface Illustrator
Gambar dibawah adalah gambar interface adobe illustrator, dimana kalau kita lihat dari gambar tersebut sebagian besar interface adobe illustator terdiri dari menu-menu yang berada dalam tab, dimana tab-tab tersebut bisa kita expand dan kita minimize dengan cara meng klik gambar panah yang berada disamping nama tab atau dengan cara klik dua kali nama tab tersebut.

gambar interface illustrator


Tool Box
Beberapa tool box beserta Sortcut (jalan pintas dengan cara menekan keyboard) yang terdapat pada adobe illustrator adalah:

A. Selection Tool (V) untuk memilih atau menyeleksi objek.
B. Direct-Select Tool (A) Untuk memilih atau menyeleksi objek lebih mendalam, misalnya memilih objek yang berada dalam suatu grup. Bisa juga untuk memilih objek rumit yang sudah tergabung dalam sebuah grup secara detail.

Dua tool di atas adalah tool box utama adobe illustrator, digunakan setiap ingin mengedit atau memanipulasi suatu objek seperti menggeser, mewarnai, memotong dan lain sebagainya. Untuk memilih lebih dari satu objek, tekan tombol Shift + pilih objek. untuk membuat duplikat objek Alt + Drag objek.

C. Magic Wand Tool (W) Untuk memilih objek lebih dari satu yang mempunyai atribut  sama, seperti warna, ketebalan garis atau gradasi.

D. Lasso Tool (Q) Untuk memilih objek dengan analogi tali laso, yaitu mengelilingi objek yang akan dipilih menggunakan tool ini

E. Pen Tool (P) Untuk membuat objek secara detail titik per titik atau anchor point  sehingga  membentuk  sebuah  kurva.  Kurva  dapat  berbentuk  kurva  terbuka maupun  kurva  tertutup.  Tiap  titik  atau  anchor  point  mempunyai  2  handle  yang menentukan bentuk kurva tersebut bila digeser dengan mouse.

F. Type Tool (T) Untuk membuat dan mengedit text. Sama seperti Pen Tool, ada beberapa icon tambahan bila Type Tool ditekan agak lama.

G. Line Tool (\) Untuk membuat garis lurus. Sama seperti tool-tool sebelumnya, ada beberapa icon tambahan bila tool ini ditekan agak lama. Indikasinya adalah segitiga kecil di masing-masing icon Tool Box.

H. Rectangle Tool (M) Untuk membuat gambar kotak. Sama seperti tool-tool sebelumnya, ada beberapa tool tambahan bila icon ini ditekan agak lama.

I. Paintbrush Tool (B) Untuk menggambar dengan efek kuas.

J. Pencil Tool  (N) Untuk  menggambar  bebas/freehand. Cocok digunakan  dengan tablet. Tool ini kurang lebih mirip dengan Pen Tool. Klik dua kali pada icon akan ada opsi-opsi untuk mengisi parameter tambahan.

K. Rotate Tool (R) Untuk memutar objek. Tekan Shift untuk memutar dengan sudut putaran 45 derajat. Jika objek ingin diputar sambil dibuatkan duplikatnya, tekan Alt. Klik dua kali pada icon akan ada opsi-opsi untuk mengisi nilai pemutaran objek.

L. Reflect Tool (O) Untuk membuat refleksi atau kebalikan dari objek. Jika objek sudah terefleksi, tekan Alt untuk membuat duplikat objek. Klik dua kali pada icon akan ada opsi untuk mengisi nilai refleksi objek.

M. Scale Tool (S) Untuk merubah ukuran objek. Jika objek sudah terefleksi, tekan Alt untuk membuat duplikat objek. Klik dua kali pada icon akan ada opsi-opsi untuk mengisi nilai pembesaran objek.

N. Shear Tool Untuk memiringkan objek. Jika objek sudah terefleksi, tekan Alt untuk membuat duplikat objek. Klik dua kali pada icon akan ada opsi-opsi untuk mengisi nilai kemiringan objek.

O. Warp Tool (Shift+R), Untuk mendistorsi objek. Klik dua kali pada icon akan ada opsi-opsi untuk mengisi parameter perubahan objek.

P. Free Transform Tool (E) Untuk mentransformasi objek.

Q. Symbol Sprayer Tool (Shift+S) Untuk “menyemprotkan” objek yang berada di tab Symbol ke dalam artwork. Klik   dua   kali   pada   icon   akan   ada   opsi-opsi   untuk   mengisi   parameter “semprotan”. Klik terlebih dahulu gambar di tab Symbol lalu tinggal semprotkan pada area kerja.

R. Column Graph Tool (J) Untuk membuat grafik batang.

S. Mesh Tool (U) Untuk mengedit gradient mesh, seperti mengurangi dan menambah kolom & baris pada mesh.  Tekan  “U”  lalu  klik  pada  pada  baris/kolom  mesh  yang  akanditambah. Untuk mengurangi baris/kolom,  tekan  “-“  sambil  klik  pada  baris/kolom. Untuk membuat gradient mesh pilih objek yang akan dibuatkan mesh-nya lalu akses ke  menu  Object  ->  Create  Gradient  Mesh. Masukkan  jumlah  baris  dan  kolom yang diinginkan. Klik warna foreground dari tab Swatches lalu pilih Eyedropper Tool (I) kemudian  klik+Alt  pada  anchor  atau  edge yang diinginkan.

T. Gradient Tool (G) Untuk mengedit arah gradasi pada objek. Pilih objek yang sudah diaplikasikan gradasinya lalu drag kursor gradasi melintasi objek tersebut. Untuk membuat gradasi, pilih kurva/pathtertutup lalu tekan “>” kemudian parameter gradasi dapat diakses pada tab Gradient.

U. Eyedropper Tool (I) Untuk mengambil atribut pada suatu objek. Dimana atribut itu nantinya akan diaplikasikan pada objek yang lain.Klik warna pada suatu objek, lalu Alt+klik pada objek yang lain. Cara ini berlaku juga untuk atribut lain seperti text, gradasi, stroke dan lain-lain.

V. Blend Tool (W) Untuk mengubah atribut blending objek. Klik ganda pada icon ini akan menampilkan menu Blend Options.

W. Live Paint Bucket (K) Untuk mengisi warna pada sekumpulan path. Tool ini biasa dipakai untuk mewarnai objek yang sudah terusun lebih dari satu path tertutup, dengan cara “menuangkan” warna yang sudah dipilih. Cocok untuk mewarnai komik atau mewarnai (colouring) dengan teknik ngeblok. Klik sekumpulan path,tekan K lalu arahkan sehingga path yang dimaksud akan tersorot (highlight outline merah) oleh kursor bergambat ember cat. Lalu dengan sekali klik untuk mengisi warna/gradasi pada path yang tersorot.

X. Live Paint Selection (Shift+L) Untuk memilih path yang akan diwarnai dengan Live Paint Bucket.

Y. Slice Tool (Shift+K) Untuk memotong gambar untuk keperluan pembuatan web site. Saya tidak pernah menggunakan tool ini. Mungkin bila Anda berkecimpung dalam web design akan memanfaatkan tool ini.

Z. Scissors Tool (C) Untuk “menggunting” atau membelah suatu kurva atau path. Klik pada isi objek yang akan dipotong dan sisi satunya lagi.

Z1. Knife Tool Untuk memotong suatu objek. Prinsipnya sama dengan Scissors Tool, namun dengan pendekatan yang berbeda. Pilih objek lalu klik+Alt bersamaan sambil drag mouse terhadap bagian objek yang akan dipotong.

Z2. Hand Tool (H) Untuk menggeser bidang kerja sehingga lebih leluasa dalam menjelajah design yang kita buat. Tekan spasi/space bar untuk menggeser bidang kerja.

Z3. Zoom Tool (Z) Untuk memperbesar atau memperkecil area kerja. Klik untuk zoom out dan Alt klik untuk zoom in.

Sekian sementara waktu perkenalan awal terhadap beberapa tool illustrator dan kegunaannya, untuk pembahasan lebih detail dan contoh aplikasinya akan saya bahas pada tulisan berikutnya.